IHSG Anjlok 0,58% ke 8.884, Sektor Infrastruktur Terpuruk 2,37%!

IHSG Anjlok 0,58% ke 8.884, Sektor Infrastruktur Terpuruk 2,37%!

Oleh : andika

Glitik - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merah pada perdagangan Senin ini, melemah 0,58 persen atau 52 poin menjadi level 8.884. Penurunan ini mencerminkan sentimen negatif pasar di tengah tekanan sektor-sektor utama, meski volume transaksi tetap tinggi dengan 743,78 juta lot senilai Rp39,99 triliun dan 5,07 juta kali transaksi.

Koreksi tajam IHSG mendominasi papan papan merah, dipimpin saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) yang anjlok 14,68 persen ke Rp372, diikuti PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) turun 14,56 persen ke Rp675.

Saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) ikut tertekan 14,40 persen ke Rp535, sementara PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) masing-masing merosot lebih dari 13 persen menjadi Rp188 dan Rp202.

Sementara itu, kisah sukses muncul di top gainer. PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mencuri perhatian dengan lonjakan bombastis 34,88 persen ke Rp116, diikuti PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) naik 30,34 persen ke Rp116. PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menguat 25 persen ke Rp875, sementara PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) dan PT Soho Global Health Tbk (SOHO) masing-masing terbang 25 persen dan 24,85 persen.

Performa IHSG Sektor: Infrastruktur Paling Parah, Industri Malah Hijau

Sektor infrastruktur menjadi korban terberat dengan penurunan 2,37 persen, diikuti teknologi minus 1,68 persen dan energi melemah 1,39 persen. Sektor keuangan juga terpukul 1,04 persen, sementara kesehatan hanya turun tipis 0,35 persen.

Namun, tidak semua sektor suram. Sektor industri dan siklikal justru menguat 2,22 persen, diikuti transportasi naik 0,75 persen, bahan baku 0,74 persen, serta properti 0,49 persen. Performa campuran ini menandakan potensi rotasi investor ke sektor defensif di tengah gejolak pasar.