Rentetan Gempa 47 Kali Guncang Pasaman, BMKG Beri Peringatan dan Rekomendasi Mitigasi

Rentetan Gempa 47 Kali Guncang Pasaman, BMKG Beri Peringatan dan Rekomendasi Mitigasi

Oleh : ekachn

Glitik – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat rentetan gempa sebanyak 47 kali berturut-turut mengguncang Kabupaten Pasaman dan daerah sekitarnya dalam rentang waktu 14 Oktober hingga 16 Oktober pukul 08.00 WIB. Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan frekuensi gempa yang tinggi tersebut memiliki dua kemungkinan penyebabnya.

“Adanya gempa dengan magnitudo di bawah 3,5 dan frekuensi tinggi ini dapat mengindikasikan gempa depan yang mungkin akan diikuti gempa kuat (mainshock), atau merupakan pelepasan energi dari Segmen Sianok yang sedang relaksasi menuju kestabilan,” ujar Suaidi di Padang.

Gempa-gempa tersebut terjadi di Segmen Sianok bagian utara, yang termasuk sesar besar Sumatera paling aktif dari lima segmen Sesar Sumatera yang melintasi wilayah Sumatera Barat. Aktivitas sesar ini menjadi sorotan karena potensi bahayanya bagi masyarakat sekitar.

Melihat kondisi ini, BMKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting. Pertama, edukasi mitigasi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sesar aktif Sianok harus terus diperkuat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. 

Kedua, warga diimbau untuk menghindari aktivitas di tebing-tebing yang berpotensi longsor. Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aliran sungai di sekitar sesar aktif guna mengantisipasi risiko galodo atau banjir bandang yang mungkin terjadi.

Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama menjalankan rekomendasi tersebut demi meminimalkan dampak bencana yang mungkin timbul akibat aktivitas gempa ini.