Waspada Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi di Perairan Mentawai 7-9 November 2025
Glitik - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca dan peringatan dini untuk wilayah Kepulauan Mentawai yang berlaku mulai 7 November pukul 07.00 WIB hingga 9 November 2025 pukul 06.00 WIB.
Masyarakat dan pelaku aktivitas di laut diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan hingga petir, angin kencang, serta gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian berbahaya.
Pada tanggal 7 November, kondisi cuaca diperkirakan berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Agam, Pasaman Barat, Padang, dan sekitarnya. Kecepatan angin bertiup dari barat laut dengan kekuatan antara 6-14 knot.
Gelombang laut berada dalam kategori sedang hingga tinggi, dengan puncak gelombang mencapai 4 meter terutama di perairan Timur Pagai dan Sipora Barat.
Memasuki 8 November, cuaca diprediksi semakin berawan dengan potensi hujan disertai petir melanda wilayah Agam dan Pasaman Barat. Angin semakin kencang dengan kecepatan mencapai 17 knot, terutama di perairan Timur Pagai dan Barat Sibero.
Gelombang laut berada pada kisaran rendah hingga sedang, namun masih berpotensi mencapai ketinggian 2,5 meter di beberapa wilayah.
BMKG menjamin pentingnya kewaspadaan bagi nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir, mengingat gelombang tinggi dan angin kencang dapat menimbulkan risiko kecelakaan dan gangguan aktivitas pelayaran.
Pengguna jalur laut disarankan untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum melaut dan segera mengambil tindakan pencegahan bila cuaca memburuk.
Perkiraan suhu udara di Mentawai berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan relatif mencapai 65–98 persen, menambah faktor rawan perubahan cuaca.
Informasi ini bersumber dari prakiraan resmi BMKG dan laporan beberapa media lokal terpercaya yang memadukan kondisi cuaca di Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai.
Berita ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga dan pihak terkait agar mengambil langkah antisipasi dini demi keselamatan di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat selama beberapa hari ke depan.