Tubuh Berbicara! 5 Isyarat Darah yang Wajib Anda Waspadai menurut Dokter Harvard
Glitik - Tubuh Anda selalu memberikan sinyal ketika ada sesuatu yang tidak beres, tetapi sering kali kita tidak menyadarinya karena rutinitas yang padat. Menurut Dr. William Li, dokter lulusan Harvard dan penulis buku Eat To Beat Your Diet, tubuh menunjukkan tanda-tanda halus yang harus diwaspadai agar masalah kesehatan serius dapat dicegah lebih awal.
Salah satu tanda paling krusial adalah darah dalam tinja. Ini bisa menandakan masalah serius seperti kanker usus besar atau anus, namun juga bisa karena kondisi yang lebih ringan seperti wasir. Jika Anda melihat darah merah terang, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut menggunakan kolonoskopi yang dapat mendeteksi kelainan pra-kanker.
Darah dalam air liur juga jangan diabaikan, sebab bisa menjadi tanda kanker paru-paru atau kanker di mulut dan tenggorokan. Pendarahan ini biasanya berasal dari pembuluh darah yang memberi makan tumor dan sering salah diartikan sebagai akibat menyikat gigi.
Kehadiran darah dalam urine adalah sinyal bahaya lain yang mungkin menunjukkan kanker kandung kemih atau prostat, terutama bagi perokok atau yang terpapar bahan kimia industri. Namun, kondisi ini juga dapat dikarenakan infeksi atau peradangan. Penting untuk segera periksakan diri jika menemukan darah saat buang air kecil.
Jika Anda menemukan darah pada kulit tanpa luka yang jelas, hal ini perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda kanker kulit seperti melanoma. Perhatikan lesi kulit berwarna dan berbentuk tidak beraturan yang berubah ukuran dan bentuknya, serta konsultasikan dengan dokter kulit.
Terakhir, darah abnormal dari vagina, terutama setelah menopause, berpotensi mengindikasikan kanker serviks atau rahim. Meski pendarahan menstruasi normal, bercak yang tidak biasa harus diperiksa dokter kandungan segera untuk mengidentifikasi kemungkinan serius.
Dr. Li menegaskan bahwa meski gejala ini tidak selalu berarti kanker, mengabaikannya dapat mengakibatkan komplikasi serius. Dengan mengenali sinyal-sinyal tersebut dan mencari pertolongan medis tepat waktu, banyak penyakit berat dapat dideteksi dini dan diobati dengan lebih efektif.