THR ASN 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Siap Salurkan Awal Puasa!

THR ASN 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Siap Salurkan Awal Puasa!

Oleh : ekachn

Glitik - Pemerintah alokasikan anggaran THR ASN 2026 senilai Rp55 triliun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. 

Anggaran ini naik dari Rp49,9 triliun pada 2025.

Kabar ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Indonesia Economic Outlook, Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Dana besar ini bantu jutaan aparatur negara rayakan hari raya.

THR ASN 2026 targetkan 9,4 juta penerima.

Kelompoknya meliputi ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hakim, prajurit TNI-Polri, serta pensiunan.
Jumlah penerima sama dengan 2025.

Kebijakan ini ikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo sebut THR dan gaji ke-13 diberikan ke seluruh aparatur negara pusat dan daerah.

Penerima termasuk PNS, PPPK, TNI-Polri, hakim, serta pensiunan.
Totalnya 9,4 juta orang.

Pernyataan ini disampaikan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Komponen THR ASN 2026 sama seperti 2025.

Untuk ASN pusat, TNI-Polri, dan hakim: gaji pokok, tunjangan melekat, plus tunjangan kinerja 100 persen.

ASN daerah ikuti skema serupa, tapi disesuaikan kemampuan fiskal daerah masing-masing.

Pensiunan dapat uang pensiun bulanan penuh.

Pemerintah rencanakan salurkan THR ASN 2026 di awal Ramadan. Menteri Purbaya tegaskan hal ini usai acara di Wisma Danantara.
Tanggal pasti belum diumumkan.

"Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan," katanya.

Peningkatan anggaran THR ASN 2026 jadi Rp55 triliun tunjukkan komitmen pemerintah.

Ini bantu aparatur negara hadapi kebutuhan hari raya.
Meski Menteri Purbaya sempat bilang jumlahnya "tidak terlalu besar", data paparannya jelas sebut Rp55 triliun. Kebijakan ini pastikan kesejahteraan ASN tetap terjaga.