Tether Borong Emas 26 Ton: Siapa Bilang Kripto Tak Main Logam Mulia?

Tether Borong Emas 26 Ton: Siapa Bilang Kripto Tak Main Logam Mulia?

Oleh : iTheoS

Glitik - Tren pembelian emas tak lagi monopoli bank sentral, kini merambah ke ranah aset digital. Salah satu pemain besar di dunia stablecoin, Tether, mengakuisisi 26 ton emas pada kuartal ketiga 2025, melampaui pembelian emas bank sentral di periode sama. Hal ini terungkap dari analisis bank investasi Jefferies, dikutip oleh Yahoo! Finance pada 27 November 2025.

Total cadangan emas Tether kini mencapai sekitar 116 ton, menempatkan perusahaan penerbit USDT ini seolah menjadi salah satu bank sentral pemilik emas terbesar dunia, mengungguli negara seperti Yunani, Qatar, dan Australia. Cadangan tersebut mendukung produk emas token Tether, XAUT, meskipun XAUT hanya merepresentasikan kurang dari 12 ton emas dari total cadangan.

Emas menyumbang sekitar 7% dari keseluruhan cadangan stablecoin Tether, menunjukkan diversifikasi aset yang signifikan. Tether bahkan berencana memperkuat aktivitas perdagangan logam mulia dengan merekrut veteran dari HSBC untuk memperluas bisnis emas batangan.

Para analis Jefferies, Fahad Tariq dan Andrew Moss, optimis pembelian emas besar-besaran oleh Tether akan menstimulasi kenaikan harga emas lebih lanjut. "Kami yakin Tether tetap menjadi pembeli emas signifikan yang menopang harga logam mulia ke depan," ujar mereka kepada Kitco News.