Taring Sumbar Menggigit di Bali! Dua Medali Dipetik dari Arena Kejurnas Barongsai 2025
Glitik - Persaingan ketat di Kejurnas Barongsai 2025 di Bali tak membuat langkah Sumatera Barat surut. Kontingen Ranah Minang justru menunjukkan performa solid dengan berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu dari ajang nasional yang diikuti ratusan atlet tersebut.
Perolehan medali perak disumbangkan tim Barongsai Tradisional dari sasana Himpunan Tjinta Teman (HTT), sementara tim Naga Taolu Bebas dari sasana Himpunan Bersatu Teguh (HBT) mempersembahkan medali perunggu.
Manajer Kontingen sekaligus Sekretaris FOBI Sumbar, Johnson Salean, menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para atlet. “Anak-anak sudah tampil maksimal. Kita patut bangga dengan hasil satu perak dan satu perunggu ini,” ujarnya, Senin (24/11/2025) malam.
Pada Kejurnas tahun ini, Sumbar menurunkan 40 personel yang terdiri dari 11 atlet Barongsai Taolu Bebas di enam kategori, 15 atlet Barongsai Tradisional di tiga kategori, serta 13 atlet Naga Taolu Bebas di dua kategori.
Kejurnas Barongsai 2025 yang digelar di Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Bali, menghadirkan sekitar 600 atlet dari 18 provinsi. Terdapat 12 kategori yang dipertandingkan, meliputi Barongsai Tradisional, Taolu Bebas, Naga Halang-Rintang, hingga nomor kecepatan dan ketangkasan.
Johnson menegaskan hasil tersebut menjadi motivasi bagi Sumbar untuk terus meningkatkan prestasi. “Ini bukan garis finis, tetapi langkah awal menuju pencapaian lebih besar,” katanya.
Ketua Umum PB FOBI, Edy Kusuma, menjelaskan bahwa Kejurnas tahun ini berlangsung dengan standar kompetisi yang lebih ketat. Ia menilai ajang ini bukan hanya medan kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk mendorong perkembangan olahraga barongsai di Indonesia.