Taikonaut Tiongkok Terjebak Puing Antariksa, Kapsul Mendarat Tak Jadi, Tunggu Jadwal Baru!

Taikonaut Tiongkok Terjebak Puing Antariksa, Kapsul Mendarat Tak Jadi, Tunggu Jadwal Baru!

Oleh : ekachn

Glitik - Tiga astronaut Tiongkok atau taikonaut menghadapi penundaan tak terduga dalam rencana pulang ke Bumi setelah kapsul mereka diduga tertabrak oleh puing antariksa kecil, menurut pernyataan resmi dari China Manned Space Agency (CMSA).

Awalnya, ketiga taikonaut ini dijadwalkan kembali ke Bumi pada Rabu setelah transaksi tugas dengan kru pengganti dari misi Shenzhou-21 yang tiba di stasiun luar angkasa Tiangong pada 31 Oktober lalu. Namun, kepulangan mereka harus ditunda tanpa batas waktu akibat insiden yang disebut "dugaan benturan dari serpihan kecil di luar angkasa." CMSA menegaskan keputusan ini demi keselamatan kru dan kelancaran misi.

Saat ini, tim teknis sedang melakukan analisis terhadap dampak dan risiko kerusakan kapsul tersebut. Laporan dari televisi nasional CCTV menyebut belum ada kepastian kapan kru bisa kembali, dan informasi tambahan tidak diberikan kepada publik.

Ketiga taikonaut, yakni Chen Dong sebagai komandan misi, Chen Zhongrui pilot tempur, dan Wang Jie insinyur penerbangan, telah menjalani masa tugas selama enam bulan sejak diluncurkan ke stasiun Tiangong pada April. Mereka merupakan bagian penting dari ambisi luar angkasa Tiongkok yang terus berkembang.

Sementara itu, kru pengganti dari misi Shenzhou-21 yang terdiri dari Zhang Lu, Wu Fei, dan Zhang Hongzhang telah berhasil bergabung ke stasiun Tiangong pada Sabtu. Jika kapsul Shenzhou-20 tidak dapat diperbaiki, kemungkinan taikonaut Chen Dong akan pulang menggunakan kapsul baru dari Shenzhou-21.

Fenomena puing antariksa atau space debris sudah lama menjadi ancaman serius di orbit rendah Bumi. Potongan logam kecil bisa menyebabkan kerusakan parah karena kecepatan orbit yang tinggi. Masalah ini makin mengkhawatirkan dengan bertambahnya jumlah satelit dan sisa peluncuran roket di orbit Bumi.

Sejak peluncuran astronaut pertamanya pada 2003, program luar angkasa Tiongkok terus maju pesat. Mereka telah membangun stasiun luar angkasa sendiri, melakukan berbagai eksperimen ilmiah di orbit, dan menargetkan pendaratan manusia di Bulan pada 2030.

Meski insiden ini menjadi hambatan sementara, para analis melihat komitmen Tiongkok untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan besar dalam eksplorasi luar angkasa tetap kuat.

Kasus ini mengingatkan pada pengalaman astronaut NASA Butch Wilmore dan Suni Williams yang terjebak sembilan bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah kendala teknis kapsul Boeing Starliner. NASA akhirnya mengevakuasi mereka menggunakan kapsul SpaceX yang mendarat dengan aman di lepas pantai Florida setelah mereka mengelilingi Bumi ribuan kali selama 286 hari.

Kondisi kru Shenzhou-20 kini menjadi ujian baru bagi keselamatan dan ketahanan teknologi luar angkasa Tiongkok. Meskipun waktu kepulangan belum pasti, CMSA memastikan sistem komunikasi dan dukungan kru masih berjalan lancar. Peristiwa ini mendapatkan perhatian dunia sebagai babak baru dalam usaha Tiongkok mengokohkan posisi di era eksplorasi antariksa modern.