Stroke Mengancam Usia Muda? Kisah Delia yang Alami Stroke di Usia 20 Tahun Jadi Peringatan
Glitik - Delia, perempuan muda usia 20 tahun, menjadi sorotan di media sosial setelah mengungkap pengalamannya terserang stroke di usia yang sangat muda. Penyebab utamanya bukan hanya stres berat yang dialaminya, tapi juga faktor bawaan dan gaya hidup yang sering tidak disadari oleh generasi muda.
Gejala awal yang dirasakan Delia adalah pusing hebat dan kesulitan berbicara, meskipun tubuhnya masih bisa digerakkan tapi terasa sangat lemas. Setelah dirujuk ke rumah sakit di Solo, dokter menemukan adanya penyumbatan pembuluh darah dan Delia menjalani perawatan intensif di ruang high care unit (HCU). Kondisinya mulai membaik setelah lima hari mendapat penanganan.
Direktur Medik dan Keperawatan RS PON, dr. Reza Aditya Arpandy, menjelaskan bahwa stroke pada usia muda biasanya berbeda penyebabnya dibandingkan pada lansia.
Faktor bawaan seperti kelainan pembuluh darah, gangguan pembekuan darah, atau robekan pembuluh akibat cedera leher dapat menjadi penyebab utama. Beberapa penyakit seperti lupus, infeksi, bahkan migrain berat juga bisa memicu stroke.
Gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, kurang tidur, obesitas, konsumsi minuman energi berlebihan, dan penggunaan pil kontrasepsi juga memperbesar risiko stroke pada anak muda. Ditambah lagi, banyak yang tidak sadar memiliki kondisi seperti darah tinggi.
Reza menegaskan, "Stroke pada usia muda biasanya disebabkan oleh kombinasi faktor bawaan dan gaya hidup, bukan hanya stres semata."