Semakin Banyak Orang Membahas Masculine Energy, Tapi Apa Sih Sebenarnya? Simak Rahasia Energi Ini Bikin Fokus dan Tegas!
Glitik - Masculine energy semakin banyak dibahas sebagai kunci fokus dan ketegasan dalam kehidupan sehari-hari. Meski sering dianggap dekat dengan hal-hal maskulin, energi ini sesungguhnya dimiliki oleh semua orang dan berfungsi sebagai fondasi untuk bergerak lebih terstruktur dan terarah.
Masculine energy menggambarkan sisi diri yang berfokus pada logika, rasionalitas, dan hasil. Energi ini membuat seseorang mampu mengambil keputusan tegas, menyusun strategi, serta bergerak secara terarah.
Dalam keseharian, masculine energy muncul saat kita memecahkan masalah, membuat jadwal kerja, menetapkan target, atau mengambil tindakan cepat. Menurut penelitian dalam Personality and Social Psychology Review oleh Archer (2019), karakter seperti ketegasan, kontrol diri, dan orientasi pada tindakan berkaitan erat dengan aktivitas otak di prefrontal cortex, area yang mengatur perencanaan dan pengambilan keputusan.
Studi dari University of Zurich (2021) juga menemukan byang mendorong motivasi dan rasa puas. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa masculine energy memiliki dasar ilmiah yang berkaitan dengan struktur otak dan sistem motivasi manusia.
Contoh Masculine Energy dalam Kehidupan Sehari-Hari:
Membuatahwa perilaku kompetitif dan pencapaian tujuan, dua hal yang identik dengan energi maskulin, terkait dengan sistem dopamin,
- hormon perencanaan harian atau mingguan
- Fokus pada solusi dan hasil
- Mengambil keputusan cepat
- Mengatur tugas agar lebih efisien
- Menyelesaikan masalah secara logis
Ketika seseorang merasa mudah terdistraksi atau kurang produktif, bisa jadi masculine energy sedang melemah.
Cara Menguatkan Masculine Energy:
- Gunakan planner atau to-do list untuk memberikan struktur.
- Terapkan goal setting yang telah terbukti meningkatkan motivasi (Locke & Latham, Psychological Bulletin, 2002).
- Latih pengambilan keputusan melalui pilihan kecil setiap hari
- Hindari multitasking agar otak bisa bekerja lebih fokus.
Memahami dan menguatkan masculine energy bukan hanya soal belajar menjadi lebih tegas, tetapi juga tentang mengarahkan hidup dengan lebih sadar dan teratur. Ketika energi ini seimbang, seseorang dapat bergerak lebih fokus, efektif, dan selaras dengan tujuan yang ingin dicapai.