RLCO Melantai di BEI, Emiten Sarang Burung Walet Ini Debut dengan Harga Merah!
Glitik - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), emiten produsen produk kesehatan berbasis sarang burung walet dengan merek Realfood, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 8 Desember 2025. Pada debutnya, saham RLCO mengalami penurunan dan masuk zona merah.
Harga pembukaan saham RLCO tercatat Rp4.754 per lembar saham, mengalami penurunan sebesar 0,31% pada sesi pertama perdagangan hari ini.
RLCO menawarkan 625 juta saham dalam Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), yang setara dengan 20% modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham.
Direktur Utama RLCO, Edwin Pranata, menyampaikan bahwa IPO ini merupakan tonggak penting dalam transformasi perusahaan dari sekadar pemain komoditas menjadi pelaku industri bernilai tambah. Dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat rantai pasok dan meningkatkan kapasitas produksi baik di perusahaan maupun entitas anak.
"Dari perusahaan lokal menuju perusahaan global, kami berencana memperluas pasar produk ke Tiongkok, Hong Kong, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia seperti Vietnam dan Thailand," ujar Edwin pada saat seremoni pencatatan saham di Gedung BEI, Jakarta.
Setelah dikurangi biaya emisi, 56,33% dana IPO akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk pembelian bahan baku sarang burung walet. Sisanya, 43,67%, digunakan sebagai tambahan modal kepada anak perusahaan PT Realfood Winta Asia untuk pembelian bahan baku.
Dalam lima bulan pertama 2025, RLCO mencatatkan penjualan sebesar Rp231,3 miliar, naik signifikan 47,56% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.