Rahasia Sehat Minum Kopi Setelah Makan, Simak Tipsnya!
Rahasia Sehat Minum Kopi Setelah Makan, Simak Tipsnya!
Minum kopi setelah makan adalah kebiasaan umum di Indonesia, sering dilakukan untuk meningkatkan energi dan membantu tetap fokus. Namun, kebiasaan ini perlu diperhatikan karena dapat berdampak pada kesehatan, terutama pada sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Minum kopi setelah makan sebenarnya aman jika dilakukan secara wajar. Kandungan kafein dan antioksidan pada kopi dapat memberikan efek peningkatan fokus dan semangat. Namun konsumsi kopi secara berlebihan setelah makan dapat mengganggu penyerapan zat besi dari makanan, khususnya dari sumber nabati. Hal ini berisiko menyebabkan kekurangan nutrisi, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan penderita anemia.
Selain itu, kopi dapat memicu peningkatan asam lambung yang menyebabkan keluhan seperti mual, kembung, atau sensasi terbakar di dada, terutama bagi penderita penyakit lambung seperti maag dan GERD. Kafein juga dapat mengganggu kualitas tidur dan penyerapan kalsium, yang berperan penting dalam kesehatan tulang.
Untuk minum kopi setelah makan dengan aman, terdapat beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Tunggu 1–2 jam setelah makan sebelum minum kopi agar penyerapan nutrisi tidak terganggu.
- Batasi konsumsi kopi maksimal 2–3 cangkir per hari untuk mencegah gangguan tidur dan jantung berdebar.
- Pilih kopi tanpa tambahan gula berlebih atau krimer khusus untuk menghindari risiko diabetes dan kenaikan berat badan.
- Hindari kopi jika sedang mengalami keluhan lambung atau konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
- Jangan langsung mengonsumsi kopi panas segera setelah makan karena suhu panas bisa membuat perut tidak nyaman.
Dengan mengikuti anjuran ini, minum kopi setelah makan dapat tetap dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan pencernaan dan nutrisi. Namun, jika setelah minum kopi muncul keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, kembung, atau gangguan tidur, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan penanganan yang tepat.