PSSI Sumbar Tegaskan Reformasi Lewat Kongres Tahunan 2025
Glitik – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Barat menggelar Kongres Biasa Tahunan PSSI Sumbar 2025 pada Sabtu (25/10/2025) di Padang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota, pengurus, serta perwakilan klub dan asosiasi kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Ketua PSSI Sumbar, Indra Dt. Rajo Lelo, menegaskan bahwa kongres tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyatukan visi dalam pengembangan sepak bola di daerah.
“Kongres ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan ajang evaluasi, penyusunan arah program yang lebih baik, serta pembaruan dasar hukum organisasi agar sejalan dengan kebijakan PSSI pusat,” ujarnya.
Salah satu agenda utama kongres adalah pencabutan Statuta PSSI Sumbar yang lama dan penerapan Statuta PSSI Edisi 2025 yang telah disesuaikan dengan regulasi nasional.
“Kami ingin memastikan dasar hukum organisasi lebih kokoh dan relevan dengan perkembangan sepak bola nasional. Dengan statuta baru ini, PSSI Sumbar siap menghadapi pembinaan sepak bola modern dan tata kelola yang profesional,” tambah Indra.
Selain itu, kongres juga membahas persiapan Kongres Pemilihan PSSI Sumbar periode 2025–2029, termasuk penetapan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).
Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Sumbar, Hendra Dupa, menyampaikan bahwa seluruh tahapan kongres telah dijalankan sesuai dengan Statuta PSSI dan tata tertib yang berlaku.
“Semua proses kongres mengikuti ketentuan statuta, mulai dari roll call kehadiran anggota, pengesahan agenda, laporan keuangan, hingga laporan kegiatan tahun 2024,” jelasnya.
Hendra menambahkan, kongres diikuti oleh 45 klub anggota PSSI Sumbar, 19 Askab/Askot se-Sumbar, serta tiga asosiasi di bawah naungan PSSI Sumbar yaitu Asosiasi Futsal (AFP), Asosiasi Sepak Bola Wanita (ASBWI), dan Asosiasi Pelatih (APSSI).
“Quorum sah kongres ditetapkan 50+1 dari seluruh anggota Asprov PSSI Sumbar,” ujarnya.
Ia menutup dengan menyampaikan bahwa hasil kongres akan ditindaklanjuti melalui rapat kerja pengurus untuk merumuskan implementasi program kerja tahun 2025.
sumber: minangsatu