Presiden Prabowo puji Keberhasilan Besar Polri dalam Pemberantasan Narkoba Sepanjang 2024-2025
Glitik - Kinerja Kepolisian Republik Indonesia ( Polri) dalam memberantas narkobamendapatkan pujian dari berbagai kalangan, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Sepanjang Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri berhasil menyelamatkan 214,84 ton narkoba dengan nilai ekonomi mencapai Rp29,37 triliun, dari 49.306 kasus dan 65.572 tersangka yang terungkap.
Pendiri Haidar Alwi Institute ( HAI), R. Haidar Alwi, menilai keberhasilan ini sebagai bukti nyata keseriusan Polri menumpas jaringan narkotika di seluruh Indonesia.
"Ini menunjukkan keseriusan dan masifnya operasi Polri dalam satu tahun awal pemerintahan Presiden Prabowo. Pujian Presiden Prabowo terhadap Polri wajar di tengah sentimen negatif yang ada," ujarnya di Jakarta.
Menurut Haidar, pemusnahan narkoba sebanyak 214,84 ton dengan setara menyelamatkan sekitar 629,93 juta jiwa Polridua kali lipat dari jumlah penduduk Indonesia pada semester I 2025 yang mencapai 286 juta jiwa.
“Polri tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga menjaga masa depan bangsa,” tegas Haidar.
Volume barang bukti sebesar itu menunjukkan kemampuan Polri memutus ribuan jaringan narkotika nasional dan menghentikan peredaran gelap yang mengancam masyarakat. Nilai ekonomi Rp29,37 triliun juga menjadi serangan finansial yang serius terhadap bisnis narkoba.
“Hasil ini luar biasa dalam satu tahun,” tambah Haidar.
Operasi ini menyisir berbagai level pelaku, mulai dari bandar besar hingga pengedar dan kurir, menampilkan pendekatan menyeluruh Polri.
Dari sisi sosial, kerja Polri ini adalah bentuk nyata penyelamatan generasi masa depan Indonesia dan sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan narkoba sebagai ancaman terbesar.