Prabowo Panggil Marsekal Yusuf Ke Istana: Percepat Logistik Bencana Sumatra
Glitik - Presiden RI Prabowo Subianto secara mendadak memanggil Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/12), hanya sehari setelah kunjungan lapangan ke daerah bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra.
Yusuf tiba pukul 16.35 WIB mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) motif hijau sage dan langsung menuju ruang pertemuan, tapi bungkam soal agenda rahasia tersebut dengan jawaban singkat, "Kami cuma diundang ke sini".
Sebelumnya, Ketua MPR Ahmad Muzani juga hadir pukul 16.25-16.27 WIB sambil bawa dokumen kertas, mengisyaratkan pembahasan strategis pasca-bencana dahsyat yang lumpuhkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bencana banjir bandang dan longsor pekan lalu telah menewaskan puluhan jiwa serta merusak infrastruktur vital di tiga provinsi Sumatra, memaksa Presiden Prabowo lakukan kunjungan maraton Senin kemarin untuk tinjau langsung lokasi terdampak.
Pemerintah focus pada pemulihan logistik warga, arus barang-jasa, komunikasi, dan perbaikan infrastruktur rusak parah, dengan mengerahkan seluruh kekuatan TNI-Polri.
Perintah Kilat Prabowo: Tanggap Darurat Banjir Sumatera Dikebut!
Panggilan Yusuf Jauhari, perwira tinggi TNI AU yang dipercaya Prabowo sejak era Menteri Pertahanan, diduga terkait koordinasi logistik pertahanan untuk bencana ini, mengingat Badan Logistik Pertahanan punya peran krusial suplai darurat.
Muzani, yang sudah lama tak jumpa Prabowo, enggan detail agenda tapi konfirmasi topik utama: penanganan bencana Sumatra dengan Prabowo sampaikan laporan lapangan, "Beliau melihat langsung musibah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat".
Pertemuan tertutup ini jadi sinyal kuat prioritas pemerintah Prabowo atasi krisis logistik pasca-bencana, di mana arus barang terputus total dan kebutuhan dasar warga terancam.
Analis politik melihat panggilan Yusuf sebagai langkah proaktif integrasikan logistik militer sipil, mirip strategi darurat Prabowo dulu di Kementahan, untuk percepat pemulihan tiga provinsi Sumatra yang lumpuhkan ekonomi lokal.
Muzani tekankan perhatian besar Prabowo: "Hari-hari ini sedang mengerahkan kekuatan segalanya," tandai komitmen kuat meski tantangan cuaca ekstrem dan koordinasi antar-lembaga.