Pemerintah Resmi Tetapkan Kalender Libur Nasional 2026, Siapkan Long Weekend untuk Keluarga Indonesia

Pemerintah Resmi Tetapkan Kalender Libur Nasional 2026, Siapkan Long Weekend untuk Keluarga Indonesia

Oleh : ekachn

Glitik - Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang menetapkan daftar libur nasional dan cuti bersama sepanjang tahun 2026. Pengumuman ini memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam merencanakan aktivitas, liburan keluarga, serta operasional sektor ekonomi.

SKB tersebut mencakup 17 hari libur nasional, 11 hari cuti bersama, serta penanggalan hari besar keagamaan lintas agama yang jatuh pada hari kerja.

Fokus utama adalah menyeimbangkan kebutuhan ibadah, istirahat, dan produktivitas nasional, dengan beberapa long weekend yang mendukung pariwisata domestik.

Tahun 2026 menjanjikan momen berharga seperti libur Idul Fitri yang panjang hingga enam hari berturut-turut, serta cuti bersama Hari Buruh yang berpadu dengan Waisak. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi untuk penyesuaian akhir, mengingat beberapa tanggal keagamaan seperti Idul Fitri bergantung pada rukyatul hilal.

Berikut daftar lengkap libur nasional dan cuti bersama 2026 berdasarkan SKB Tiga Menteri:

Libur Nasional 2026

  • 1 Januari: Tahun Baru 2026
  • 17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • 19 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • 21 Maret: Idul Fitri 1447 H
  • 3 April: Wafat Isa Almasih
  • 5 April: Kebangkitan Isa Almasih
  • 1 Mei: Hari Buruh Internasional
  • 6 Juni: Hari Lahir Pancasila
  • 17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
  • 25 Desember: Natal

Cuti Bersama 2026

  • 20 Maret, 24 Maret, 26 Maret (Idul Fitri)
  • 2 April, 30 April (menjelang Paskah & Buruh)
  • 26 Mei (Waisak)
  • 17 Juni (Idul Adha)
  • 25 Agustus (Maulid Nabi)
  • 31 Desember (Tahun Baru)

Dengan total 28 hari istirahat, tahun 2026 menawarkan kesempatan emas untuk rekreasi berkelanjutan sambil menjaga momentum pembangunan nasional.