Paul Pogba Bangkit dari Larangan Doping, Kembali Bersinar di Monaco!
Glitik - Paul Pogba akhirnya kembali ke dunia sepak bola setelah melalui masa penuh gejolak akibat larangan doping yang sempat mengancam kariernya. Pada Agustus 2023, saat masih menjadi pemain Juventus, Pogba dinyatakan positif menggunakan dehydroepiandrosterone (DHEA), yang berujung pada skorsing empat tahun sejak Februari 2024.
Namun, Paul Pogba bersikeras bahwa suplemen yang ia konsumsi terkontaminasi tanpa disadari. Dengan dukungan tim hukumnya, hukuman Pogba berhasil dikurangi menjadi 18 bulan, membuka jalan baginya untuk kembali bermain pada Maret 2025.
Setelah kontraknya dengan Juventus berakhir secara kesepakatan bersama pada akhir 2024, Paul Pogba pun tanpa klub selama lebih dari dua tahun.
Pada Juni 2025, Paul Pogba menandatangani kontrak dua tahun bersama AS Monaco, sebuah langkah yang disambut dengan antusias oleh klub dan penggemar sepak bola.
Dalam wawancara dengan Ligue 1+, Pogba mengungkapkan betapa beragam emosinya saat kembali ke lapangan. Ia mengakui proses adaptasinya berjalan perlahan dan masih memerlukan waktu untuk mencapai kondisi puncak agar bisa bermain penuh 90 menit.
Staf medis Monaco kini menjalankan program reintroduksi bertahap dengan harapan Pogba dapat bermain optimal dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Pogba juga menyatakan mimpi dan target jangka pendeknya adalah tampil penuh dan membawa Monaco meraih prestasi. Lebih dari itu, dia berharap dapat kembali memperkuat Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 sebagai babak terakhir karier internasionalnya.
Monako dan Pogba optimistis dengan masa depan yang cerah setelah masa suram akibat kasus doping dan cedera yang melemahkan performanya. Kembalinya Pogba bukan hanya sekadar comeback atletik, tetapi juga simbol perjuangan dan penebusan dalam dunia sepak bola.