Meta Mulai Monetisasi Threads dengan Iklan Global, ChatGPT Ikut Sinyal Pengujian

Meta Mulai Monetisasi Threads dengan Iklan Global, ChatGPT Ikut Sinyal Pengujian

Oleh : iTheoS

Glitik - Meta Platforms Inc. resmi mengumumkan ekspansi iklan di aplikasi Threads secara global, menandai langkah monetasasi besar untuk platform media sosial gratis yang lahir dari Instagram. Mulai minggu depan, iklan akan muncul bertahap untuk semua pengguna di seluruh dunia, meski peluncuran penuh butuh berbulan-bulan. Strategi ini mirip tren industri, di mana bahkan ChatGPT sedang uji coba iklan pencarian.

Threads, yang kini punya ratusan juta pengguna aktif, bakal tampilkan iklan gambar dan video dengan format rasio 4:5 serta carousel.

Meta permudah pengiklan existing lewat program Advantage+ dan kampanye manual, langsung dari Pengaturan Bisnis yang terintegrasi dengan Facebook, Instagram, serta WhatsApp. Frekuensi iklan di beranda awalnya tetap 'rendah' untuk jaga pengalaman sosial pengguna.

Keputusan ini datang saat Meta dorong diversifikasi pendapatan di luar Facebook dan Instagram. Sejak peluncuran 2023, Threads andalkan pertumbuhan organik tanpa iklan agresif, tapi tekanan kompetisi dari X (Twitter) dan Bluesky paksa percepat monetisasi. Pengiklan kini bisa skalakan kampanye seamless antar-platform Meta.

ChatGPT Juga Masuk Arena Iklan, Tantang Google Search

Tak mau ketinggalan, OpenAI lagi uji iklan di ChatGPT via beta Android (versi 1.2025.329), seperti dilaporkan akun X @btibor91. Fitur baru termasuk iklan konten bazar, pencarian, dan carousel pencarian, muncul di pengalaman query pengguna, mirip model Google Search yang pengaruh perilaku belanja.

Meski begitu, iklan ini opsional dan bisa ekspansi ke layanan lain. ChatGPT punya tier berbayar (ChatGPT Plus/Pro) fokus tingkatkan produktivitas tanpa ganggu iklan, beda dengan model freemium Threads. OpenAI klaim iklan tak kurangi kualitas AI, tapi bakal picu debat soal privasi dan pengalaman user.

Dampak bagi Pengguna dan Pengiklan Indonesia

Di Indonesia, di mana Threads populer di kalangan Gen Z untuk diskusi ringan, iklan global ini berpotensi banjiri feed dengan promo lokal seperti e-commerce dan fintech. Pengiklan lokal untung karena integrasi mudah via Meta Business Suite, tapi pengguna khawatir soal overload iklan seperti di Instagram.

Tren ini tunjukkan era AI dan sosial media kian bergantung iklan targeted. Meta dan OpenAI janji keseimbangan, tapi masa depan user experience jadi kunci retensi.