Manfaat Wine dan Risiko Kesehatannya: Panduan Lengkap
Manfaat Wine dan Risiko Kesehatannya: Panduan Lengkap
Wine, minuman hasil fermentasi buah-buahan seperti anggur merah dan anggur hijau, mengandung kadar alkohol sekitar 12–15%. Selain sebagai minuman sosial, wine juga dikenal mengandung antioksidan tinggi, terutama resveratrol, yang dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah tepat, yakni sekitar satu gelas (150 ml) per hari.
Manfaat Wine untuk Kesehatan
Memperbaiki Suasana Hati
Wine, khususnya anggur merah, mengandung resveratrol yang dapat merangsang produksi hormon serotonin di otak, hormon yang berperan dalam meningkatkan perasaan bahagia dan memperbaiki mood.
- Mengurangi Rasa Cemas
Konsumsi wine dalam takaran wajar dapat membantu menurunkan kecemasan dan membuat pikiran lebih rileks. Namun, konsumsi berlebih justru berdampak sebaliknya.
- Meningkatkan Kualitas Tidur
Kandungan melatonin dalam wine membantu meningkatkan kualitas tidur sehingga tubuh lebih segar saat bangun.
- Mengurangi Nyeri
Beberapa orang merasakan bahwa wine membantu mengurangi nyeri otot dan sendi, walau masih butuh penelitian lebih lanjut.
- Meningkatkan Kolesterol Baik
Penelitian menunjukkan wine dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), baik untuk kesehatan jantung.
- Mengurangi Risiko Demensia
Antioksidan dalam wine berperan mengurangi peradangan serta kerusakan sel saraf otak, sehingga menurunkan risiko demensia.
- Menjaga Kesehatan Jantung
Resveratrol dipercaya membantu melindungi jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung serta kanker.
- Mengurangi Risiko Stroke
Wine membantu melancarkan aliran darah dan mencegah penyumbatan, sehingga menurunkan risiko stroke.
- Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Metabolisme
Kandungan polifenol dalam wine dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di usus dan membantu mengurangi resistensi insulin.
- Risiko Konsumsi Wine Berlebihan
Meskipun memiliki manfaat, konsumsi wine yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan serius, antara lain:
-Kecanduan alkohol
-Tekanan darah tinggi
-Stroke
-Pankreatitis (radang pankreas)
-Asam urat
-Kerusakan otot jantung yang berujung gagal jantung
-Kerusakan otak dan cacat pada janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil
-Risiko kanker, termasuk kanker payudara, kanker mulut, dan kanker hati
Selain itu, konsumsi wine berlebihan dapat menghambat penyerapan asam folat yang penting bagi pembentukan sel darah merah. Alkohol juga berpotensi berinteraksi negatif dengan obat-obatan seperti paracetamol, antidepresan, antikonvulsan, serta obat penghilang rasa sakit dan penenang.
- Konsumsi Bijak untuk Manfaat Maksimal
Agar mendapatkan manfaat wine tanpa risiko berlebih, konsumsi disarankan dalam batas wajar, yaitu sekitar 150 ml per hari. Selain itu, tetap jalani gaya hidup sehat dengan pola makan bergizi, rutin berolahraga, dan cukup tidur.
Bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi wine. Pilihan alternatif seperti jus anggur juga bisa menjadi opsi sehat yang tidak mengandung alkohol.
Sumber : https://www.alodokter.com/keuntungan-dan-kerugian-mengonsumsi-wine