Implan Chip Retina Revolusioner: Harapan Baru Bagi Penderita Buta Akibat Degenerasi Makula

Implan Chip Retina Revolusioner: Harapan Baru Bagi Penderita Buta Akibat Degenerasi Makula

Oleh : iTheoS

Glitik - Sebuah terobosan ilmiah terbaru datang dari dunia medis yang membuka harapan baru untuk para pasien yang kehilangan penglihatan parah akibat degenerasi makula terkait usia lanjut (AMD). Implan Chip retina nirkabel, hasil inovasi teknologi terkini, telah terbukti mampu memulihkan penglihatan sentral dan mengembalikan fungsi membaca bagi penderita AMD.

Dalam uji klinis yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, teknologi ini diuji pada 38 pasien dengan AMD parah. Sekitar 80 persen dari peserta mampu membaca huruf dan kata setelah satu tahun menggunakan implan tersebut yang terhubung ke kacamata augmented reality (AR). Sistem bernama Photovoltaic Retina Implant Microarray (PRIMA) ini menanamkan chip kecil di bawah pusat retina, yang menerima sinyal cahaya inframerah dari kacamata AR dan mengubahnya menjadi impuls listrik yang diterjemahkan otak sebagai penglihatan.

Profesor Frank Holz, salah satu peneliti utama dalam studi PRIMAvera, menyatakan bahwa hasil ini menandai tonggak besar dalam pemulihan penglihatan pasien yang selama ini tidak memiliki solusi efektif. "Untuk pertama kalinya, kita bisa memulihkan penglihatan sentral yang hampir hilang secara signifikan dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik kepada pasien," katanya.

Implan retina ini dipandang sebagai revolusi medis yang juga dapat membuka jalan bagi teknologi prostetik visual di masa depan, memberikan harapan baru bagi jutaan orang di seluruh dunia yang menderita gangguan penglihatan akibat penuaan atau penyakit mata degeneratif.