IHSG Melemah Jelang Natal, Sejumlah Saham Terkoreksi Tajam

IHSG Melemah Jelang Natal, Sejumlah Saham Terkoreksi Tajam

Oleh : ekachn

Glitik - Tekanan jual masih membayangi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang libur Natal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 65,60 poin atau turun 0,76 persen ke level 8.580,24 pada Selasa (23/12/2025).

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan mencatatkan level tertinggi di 8.667,73 dan terendah di 8.567,00. Aktivitas transaksi pasar terpantau masih cukup ramai, dengan nilai transaksi mencapai Rp22,17 triliun, volume perdagangan 352,46 juta lot, dan total 2,69 juta transaksi.

Seiring pelemahan indeks, sejumlah saham (IHSG) dari berbagai sektor mencatatkan koreksi signifikan dan masuk dalam daftar 10 saham dengan penurunan terdalam hari ini. Tekanan jual terlihat merata, mulai dari sektor keuangan, pertambangan, energi, kesehatan, hingga logistik.

Dari sektor jasa keuangan, saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) menjadi salah satu top loser setelah turun 70 poin atau melemah 4,38 persen ke level 1.530. Saham ini mencatatkan nilai transaksi yang relatif aktif sebesar Rp95,66 miliar.

Sektor pertambangan batu bara juga ikut tertekan. Saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) ditutup melemah 4 poin atau turun 4,30 persen ke harga 89. 

Pelemahan ini dipicu aksi ambil untung investor setelah pergerakan saham yang volatil dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sektor properti dan konstruksi, saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) terkoreksi 375 poin atau turun 4,21 persen ke level 8.525. Tekanan ini mencerminkan pelemahan lanjutan pada saham berkapitalisasi menengah.

Saham energi terintegrasi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga mengalami penurunan tajam, turun 4.575 poin atau melemah 4,14 persen ke posisi 105.825. Nilai transaksi yang besar mengindikasikan aksi distribusi saham masih berlangsung.

Tekanan jual turut menimpa saham PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) dari sektor industri logam dasar. Saham ini turun 12 poin atau melemah 4,14 persen ke level 278, seiring sentimen negatif pada saham manufaktur berbasis komoditas.

Dari sektor kesehatan, saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) terkoreksi 18 poin atau turun 4,13 persen ke harga 418. Sementara itu, saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) juga masuk daftar terbawah setelah melemah 8 poin atau turun 4,00 persen ke level 192.

Tekanan juga terlihat pada sektor distribusi dan logistik. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) melemah 12 poin atau turun 4,11 persen ke level 280. Adapun saham PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) turun 7 poin atau melemah 4,05 persen ke harga 166.

Secara keseluruhan, daftar saham top loser hari ini mencerminkan sikap investor yang masih cenderung berhati-hati. Aksi ambil untung dan pengurangan eksposur risiko terlihat mendominasi perdagangan menjelang periode libur akhir tahun, meski aktivitas transaksi pasar masih tergolong aktif.