IHSG Diprediksi Melanjutkan Penguatan Didukung Likuiditas dan Cadangan Devisa
Glitik- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan pekan depan, Senin (10/11/2025). Menurut riset dari Phintraco Sekuritas, IHSG pada perdagangan Jumat (7/11/2025) berhasil menutup sesi di level tertinggi sepanjang masa yakni 8.394,5 dengan kenaikan sebesar 0,69%. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya likuiditas di pasar domestik serta data cadangan devisa Indonesia bulan Oktober 2025 yang lebih baik dibanding bulan sebelumnya.
Penguatan juga didukung oleh penguatan nilai tukar Rupiah yang ditutup pada 16.690 per dollar AS. IHSG sepanjang pekan ini menguat sebesar 2,83%. Secara teknikal, indikator weekly chart menunjukkan potensi tren bullish dalam jangka menengah hingga panjang, meskipun daily chart mengindikasikan IHSG berada dalam kondisi overbought yang mungkin menyebabkan minor pullback jangka pendek, tanpa membalikkan arah tren utama.
Indikator Bollinger Bands menempatkan IHSG di area upper band dengan band yang mulai melebar, menandakan bahwa volatilitas akan meningkat namun momentum bullish masih kuat. Selama IHSG bertahan di kisaran 8.250 sampai 8.300, potensi penguatan untuk menguji level resistance di 8.400-8.450 terbuka lebar.
Cadangan devisa Indonesia naik menjadi US$149,9 miliar pada Oktober 2025, naik dari US$148,7 miliar pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh penerbitan obligasi pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, sejalan dengan upaya Bank Indonesia menstabilkan nilai tukar Rupiah. Cadangan devisa yang ada cukup untuk membiayai hingga 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor.
Sementara itu, indeks harga properti hunian di Indonesia menunjukkan kenaikan 0,84% secara year-on-year pada kuartal III-2025, sedikit menurun dari 0,9% pada kuartal sebelumnya dan mencerminkan pertumbuhan paling lambat sejak 2003. Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang perlu diperhatikan untuk trading pada Senin nanti, seperti ARTO, WIFI, ASII, ADRO, TOBA, dan BRPT.