Hari Pneumonia Sedunia: Nafas Panjang Lawan Penyakit Pembunuh Tersembunyi!
Glitik - Setiap tanggal 12 November, dunia memperingati Hari Pneumonia Sedunia atau World Pneumonia Day sebagai momentum meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya sekaligus pentingnya upaya bersama memerangi penyakit ini. Peringatan ini mengingatkan kita betapa vitalnya oksigen dan kesehatan paru-paru dalam menjaga hidup di tengah tingginya angka penyakit pernapasan saat ini.
Menurut laman National Today, pneumonia merupakan penyebab kematian menular terbesar di dunia untuk semua usia, bahkan mengalahkan jumlah kematian gabungan akibat AIDS, campak, dan malaria khususnya pada anak-anak. Penyakit ini menyebabkan kekurangan oksigen di paru-paru, menegaskan bahwa menjaga kesehatan paru-paru adalah prioritas global.
Inisiatif Hari Pneumonia Sedunia pertama kali digagas oleh Koalisi Global Melawan Pneumonia Anak pada 2009 dengan tujuan mengedukasi masyarakat dan menarik perhatian dunia terhadap problem pneumonia yang masih kurang mendapat perhatian.
Tema utama peringatan ini sejak awal adalah "Paru-Paru Sehat untuk Semua" yang menjadi fokus kampanye memberikan perlindungan optimal dan akses mudah ke pusat perawatan bagi penderita pneumonia.
Pada tahun pertama peringatan, pneumonia menewaskan sekitar 1,2 juta anak tiap tahun. Dalam upaya penanggulangan yang terpadu, pada 2013, WHO dan UNICEF meluncurkan Rencana Aksi Global Terpadu untuk pencegahan dan pengendalian pneumonia serta diare.
Selanjutnya, kemitraan publik-swasta bernama "Every Breath Counts" dibentuk untuk mendukung implementasi rencana tersebut. Berbagai inisiatif yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat juga terus berlangsung untuk melawan pneumonia, penyakit mematikan yang masih menjadi penyebab utama kematian anak-anak dan orang dewasa akibat infeksi.
Peringatan Hari Pneumonia Sedunia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam upaya menjaga kesehatan paru-paru demi nafas panjang dan kehidupan yang lebih sehat bagi semua.