Harga Emas Dunia Melemah Usai Penguatan Dua Hari, Kini Menguat Tipis
Glitik - Harga emas dunia melemah 0,60% pada perdagangan Selasa (2/12/2025) ke level US$4.207,14 per troy ons setelah mencapai US$4.200 akibat aksi taking profit investor. Penurunan ini mematahkan tren penguatan dua hari beruntun, meski pagi ini Rabu (3/12/2025) pukul 06.29 WIB menguat 0,05% menjadi US$4.209,22 per troy ons.
Faktor Penyebab Fluktuasi Harga Emas
Investor mengambil untung setelah emas capai tertinggi enam minggu, sambil pantau sinyal pemangkasan suku bunga The Fed minggu depan dengan probabilitas 89% sebesar 25 basis poin. Data ekonomi AS yang mendingin dan sinyal dovish The Fed dorong ekspektasi ini, di mana suku bunga rendah untungkan emas non-imbal hasil.
Saham BUMI: Dari Spekulasi Kilat hingga Investasi Jangka Panjang, Intip Rahasia Para Investor!
Peter Grant dari Zaner Metals sebut ini hanya taking profit sementara, dengan pola kelanjutan ke harga US$5.000 per troy ons awal 2026.
Data Ekonomi dan Permintaan Emas
Investor awasi laporan ADP November hari ini dan PCE September Jumat, indikator inflasi favorit The Fed. Bank sentral beli 53 ton emas Oktober, naik 36% bulanan jadi permintaan terbesar sejak awal 2025 per World Gold Council.
Harga emas Antam domestik ikut fluktuatif, dengan kenaikan beli Rp10.000 per gram menjadi Rp2.425.000 pada 2 Desember.
Gila! CEO Jake Claver Janji Beli XRP Rp16 Miliar per Koin di $1.000 Saat Kiyosaki Prediksi Kiamat Ekonomi