Hamas Bersedia Menyerahkan Senjata Berat, Tak Lepas Senjata Ringan Meski Gencatan Senjata Terus Terganggu

Hamas Bersedia Menyerahkan Senjata Berat, Tak Lepas Senjata Ringan Meski Gencatan Senjata Terus Terganggu

Oleh : ekachn

Glitik - Media berita Amerika Serikat, Axios, melaporkan Hamas menawarkan senjata beratnya kepada badan pemerintah Palestina di Gaza atau negara-negara Arab, namun menolak melepaskan senjata ringan. 

Penawaran ini muncul di tengah gencatan senjata yang telah dilanggar Israel, yang mengurangi bantuan ke Gaza dan mengorbankan sejumlah warga sipil.

Seorang pejabat AS dan sumber yang mengetahui hal ini menyatakan Hamas bersedia menyerahkan senjata berat, seperti roket dan rudal, kepada entitas Palestina atau Arab, tetapi tetap mempertahankan senjata ringan untuk membela diri. 

Presiden AS Donald Trump mengancam akan melucuti senjata Hamas jika kelompok tersebut tidak melakukannya sendiri, bahkan dengan kekerasan. Namun, Trump juga memuji Hamas yang merupakan anggota geng kriminal di Gaza, sehingga belum jelas apakah senjata ringan akan tetap dimiliki Hamas.

Gencatan senjata di Gaza terus diganggu oleh Israel yang menjatuhkan sembilan warga Palestina dan memperingatkan warga Gaza untuk menjauh dari wilayah pendudukan. 

Israel gagal membuka perlintasan Rafah yang penting sesuai perjanjian dan mengumumkan pengurangan bantuan masuk ke Gaza menjadi hanya 300 truk setiap hari.

Hamas menyerahkan delapan jenazah tawanan tewas ke Israel melalui Palang Merah, sementara Israel mengeluhkan proses pengembalian 20 tawanan lainnya berjalan lambat. 

Dua serangan udara Israel juga melukai tiga orang di Lebanon selatan, sementara pelanggaran gencatan senjata oleh Israel berlangsung setiap hari.