Flu Jangan Diremehkan! 4 Dampak Mengejutkan Virus Ini pada Otak yang Bikin Kepala ‘Kacau’
Glitik - Banyak orang menganggap flu hanya penyakit ringan yang menyebabkan batuk, demam, dan badan lemas. Namun, flu ternyata tidak hanya menyerang saluran pernapasan, tapi juga berdampak serius pada fungsi otak. Menurut laman Neuro Health, virus flu dapat mengganggu sistem saraf dan menurunkan kemampuan berpikir.
Di musim hujan dengan aktivitas dalam ruangan yang meningkat, menjaga kebersihan, rutin mencuci tangan, dan vaksin flu menjadi penting untuk mengurangi risiko penyebaran. Lalu, seberapa besar pengaruh flu terhadap otak?
Berikut 4 dampak flu pada kesehatan otak:
- Brain Fog
Saat melawan virus flu, tubuh memproduksi protein peradangan yang menurunkan fungsi kognitif, menyebabkan kebingungan dan sulit berkonsentrasi. Kondisi ini bisa berlangsung berminggu-minggu setelah gejala flu sembuh. - Labirinitis
Flu bisa memicu peradangan telinga bagian dalam (labirinitis) yang menyebabkan pusing, vertigo, penglihatan buram, hingga kesulitan menjaga keseimbangan. - Vestibular Neuritis
Infeksi flu juga menimbulkan peradangan saraf vestibular di telinga yang penting untuk keseimbangan, berujung vertigo, mual, gangguan pendengaran sementara, dan kesulitan fokus. - Peradangan Saraf Jangka Panjang
Penelitian menunjukkan flu dapat memicu peradangan di sistem saraf pusat, menimbulkan gangguan memori ruang dan fungsi kognitif, dengan efek yang bisa bertahan lama.
Meski menakutkan, kondisi ini bisa diobati dengan pemeriksaan khusus seperti videonistagmografi (VNG) dan dynamic posturography untuk menentukan terapi yang tepat. Namun, langkah pencegahan lebih penting, terutama vaksin flu yang dianjurkan mengingat puncak kasus flu biasanya pada Februari dan bisa berlanjut sampai musim kemarau.
Selain vaksin, menjaga kebersihan, menghindari aktivitas saat sakit, dan mengikuti protokol kesehatan tetap kunci utama menjaga otak dan tubuh tetap sehat.