Darah Dingin Shutdown Terpanjang AS: Krisis, Negosiasi, dan Harapan di Hari ke-39

Darah Dingin Shutdown Terpanjang AS: Krisis, Negosiasi, dan Harapan di Hari ke-39

Oleh : iTheoS

Glitik - Setelah 39 hari, shutdown pemerintah federal AS masih terus berlanjut, mencatat rekor sebagai yang terlama dalam sejarah negara itu. Ketegangan politik akibat kegagalan Partai Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan anggaran membuat layanan publik lumpuh, mulai dari lalu lintas udara yang kacau hingga bantuan pangan yang terhenti. Ribuan penerbangan dibatalkan dan jutaan warga kesulitan mendapatkan dana subsidi pangan SNAP, terutama jelang musim liburan Thanksgiving.

Senat AS melakukan pertemuan langka di hari Sabtu untuk mengupayakan akhir shutdown, dengan optimisme tipis namun nyata dari para senator. Mereka tengah bernegosiasi untuk menyetujui sembilan RUU pendanaan jangka pendek yang dapat membuka pintu layanan pemerintah kembali beroperasi sampai Januari 2026. Namun, perdebatan pelik soal perpanjangan subsidi asuransi kesehatan Obamacare menjadi batu sandungan terbesar karena perbedaan sikap tajam antar partai.

Presiden Donald Trump menolak kompromi terkait Obamacare dan mengusulkan penggantian subsidi lewat pemberian dana langsung kepada masyarakat. Meski demikian, pimpinan Senat John Thune berjanji perundingan akan terus berjalan sampai shutdown benar-benar berakhir. Ketidakpastian masih membayang, tapi harapan pada kompromi makin menguat di tengah tekanan publik dan dampak nyata shutdown terhadap kehidupan sehari-hari warga AS.