BRI Bagikan Dividen Interim Rp137 per Saham, Laba Turun 9% di Kuartal III-2025
BRI Bagikan Dividen Interim Rp137 per Saham, Laba Turun 9% di Kuartal III-2025
Glitik - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham. Keputusan ini diambil berdasarkan persetujuan direksi yang telah direstui dewan komisaris, mencerminkan komitmen bank pelat merah berusia 130 tahun ini terhadap pemegang saham.
Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (17/12/2025), direksi BRI menyatakan bahwa pembagian dividen interim didasarkan pada laporan keuangan per 30 September 2025. Pembayaran dijadwalkan pada 15 Januari 2026, dengan akhir periode perdagangan saham cum dividen pada 29 Desember 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 2 Januari 2026 untuk pasar tunai.
Meski membagikan dividen, kinerja keuangan BRI secara konsolidasi menunjukkan penurunan laba bersih periode berjalan sebesar Rp41,23 triliun pada kuartal III-2025. Angka ini turun 9,10% secara year-on-year (yoy) dari Rp45,36 triliun pada periode sama tahun sebelumnya. Namun, pendapatan bunga bersih justru naik tipis 2,9% yoy menjadi Rp110,99 triliun dari Rp107,86 triliun.
Di sisi intermediasi, BRI mencatat pertumbuhan penyaluran kredit hingga Rp1.438,11 triliun per 30 September 2025, naik 6,26% yoy. Dominasi kredit UMKM tetap kuat dengan porsi Rp1.150,73 triliun atau 80,02% dari total portofolio, menegaskan peran strategis BRI dalam mendukung sektor usaha kecil dan menengah.
Kinerja ini menjadi sorotan investor di tengah fluktuasi pasar saham Indonesia. BRI terus memperkuat posisinya sebagai bank terdepan di segmen UMKM, meski menghadapi tantangan penurunan laba.
FAQ
Apa itu dividen interim BRI tahun buku 2025?
Dividen interim adalah pembagian keuntungan sementara sebelum akhir tahun buku, sebesar Rp137 per saham berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025.
Kapan jadwal pembayaran dividen interim BRI?
Pembayaran dilakukan pada 15 Januari 2026. Cum date untuk pasar reguler/negosiasi adalah 29 Desember 2025, dan pasar tunai pada 2 Januari 2026.
Mengapa laba bersih BRI turun di kuartal III-2025?
Laba bersih turun 9,10% yoy menjadi Rp41,23 triliun, meski pendapatan bunga bersih naik 2,9% yoy. Penurunan ini dipengaruhi faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro.
Berapa total penyaluran kredit BRI per September 2025?
Penyaluran kredit mencapai Rp1.438,11 triliun, tumbuh 6,26% yoy, dengan kredit UMKM Rp1.150,73 triliun atau 80,02% dari total.
Bagaimana cara klaim dividen interim BBRI?
Pemegang saham yang tercatat pada cum date dapat mengklaim melalui rekening efek atau bank kustodian. Hubungi sekuritas atau KSEI untuk detail prosedur.