BNN Gempur Jaringan Narkoba Lintas Provinsi: Sabu, Ekstasi, hingga Vape Berisi Zat Terlarang Disita

BNN Gempur Jaringan Narkoba Lintas Provinsi: Sabu, Ekstasi, hingga Vape Berisi Zat Terlarang Disita

Oleh : dhiwa

Glitik - Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengintensifkan langkah pemberantasan narkotika di seluruh wilayah Indonesia. Dalam sepekan terakhir, aparat BNN di berbagai daerah berhasil menggulung empat jaringan besar pengedar narkoba lintas provinsi, mulai dari Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, hingga Sumatera Utara. Barang bukti yang disita meliputi sabu, pil ekstasi, dan cairan vape yang mengandung zat terlarang.

1. Kurir Sabu 2 Kg Ditangkap di Bandara Haluoleo

Kasus pertama terjadi di Bandara Haluoleo, Sulawesi Tenggara, Kamis (23/10/2025) malam. Tim gabungan BNNP Sultra, Avsec, dan TNI AU meringkus seorang kurir Narkoba berinisial I yang baru tiba dari Medan.

Dalam koper yang dibawanya, petugas menemukan 12 paket sabu seberat total 2.030,8 gram, dikemas rapi dengan kode paket A dan B. Barang tersebut diketahui berasal dari seseorang di Medan dan dibawa melalui penerbangan Super Air Jet menuju Kendari.

2. BNNP Kaltara Gagalkan Penyelundupan Sabu di Tarakan

Di Kalimantan Utara, tim gabungan BNNP Kaltara dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 1,039 kilogram sabu di Pelabuhan Speed Boat SDF Tengkayu I, Kota Tarakan.

Tersangka Syachril alias Boneng (30), warga Nunukan, tertangkap membawa ransel berisi sabu dalam kemasan teh Cina bermerek R1688. Barang tersebut rencananya dikirim dari Nunukan ke Tarakan menggunakan speed boat.

3. Pengedar Ekstasi 2 Kg Diringkus di Palembang

Sementara itu, di Palembang, tim BNNP Sumatera Selatan menangkap Kgs Asrul Yuliansyah (38) yang membawa 63 bungkus pil ekstasi seberat 2.090 gram. 

Penangkapan dilakukan di kawasan Lemabang setelah petugas menerima laporan warga mengenai aktivitas transaksi mencurigakan. Barang bukti ditemukan di gantungan dasbor motor yang digunakan pelaku.

4. Sindikat Sumut–Sulteng Edarkan Ekstasi dan Vape Narkotika

Jaringan terakhir yang diungkap melibatkan pengiriman narkoba dari Medan ke Poso melalui jasa ekspedisi. Dua pelaku, AF dan NS, ditangkap di rumah kos kawasan Sei Putih Timur II, Medan. Dari penggeledahan, ditemukan 985 butir ekstasi serta 189 cartridge vape berisi cairan narkotika. Pengiriman mereka sempat terdeteksi di Bandara Kualanamu sebelum berhasil digagalkan petugas.

Kepala BNN: Pemberantasan Narkoba Adalah Misi Kemanusiaan

Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, upaya pemberantasan narkoba merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh mengenai reformasi hukum dan ketahanan bangsa.

“Perang terhadap narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, tapi perjuangan kemanusiaan. Pengguna adalah korban yang harus disembuhkan, bukan semata dihukum,” tegas Suyudi dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurutnya, keberhasilan membongkar empat jaringan lintas provinsi ini membuktikan komitmen pemerintah untuk mewujudkan SDM unggul bebas narkoba. 

Dari sabu hingga cairan vape, dari Medan hingga Poso, perjuangan melawan narkoba adalah tentang menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran.