Bandara IMIP Batal Status Khusus, Tapi Kontroversi Makin Panas: Pengamat Politik Minta Penyelidikan Mendalam!

Bandara IMIP Batal Status Khusus, Tapi Kontroversi Makin Panas: Pengamat Politik Minta Penyelidikan Mendalam!

Oleh : dhiwa

Glitik Pencabutan status khusus Bandar Udara Indonesia Morowali Industrial Park (Bandara IMIP) belum mampu meredam gelombang kontroversi di publik. Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menekankan bahwa kasus yang pertama kali disorot oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ini wajib diperiksa secara menyeluruh.

Efriza menilai sorotan dari Menhan dan pembahasan di DPR menunjukkan urgensi tinggi untuk menjadikan kasus Bandara IMIP sebagai prioritas penyelidikan. Publik terus menemukan sejumlah kejanggalan yang menimbulkan pertanyaan serius.

“Kasus ini layak diprioritaskan untuk dilakukan penyelidikan,” tegas Efriza saat memberikan keterangan Kamis, 4 Desember 2025.

Ia menguraikan beberapa kejanggalan utama, mulai dari muncul dan hilangnya status internasional Bandara IMIP dalam waktu singkat, dugaan arus masuk warga negara asing tanpa pengawasan ketat, serta indikasi aktivitas barang ilegal yang terjadi di bandara tersebut.

“Ketiadaan pengawasan ketat bisa jadi alasan kuat untuk penyelidikan lebih dalam,” tambahnya.

Menurut Efriza, penyelidikan ini bukan soal mencari siapa salah atau benar, melainkan karena kebijakan tak lazim ini menyentuh aspek strategis negara yang krusial.

“Kasus ini berhubungan dengan keamanan nasional, potensi investasi, serta transparansi keputusan politik. Bandara ini terkait kedaulatan, pengawasan perbatasan, dan keamanan negara,” jelasnya.

Efriza berharap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti hanya pada pencabutan status khusus Bandara IMIP. Menurutnya, langkah Menteri Pertahanan justru menegaskan kewajiban negara untuk memastikan semua proses berjalan sesuai hukum tanpa penyalahgunaan kewenangan.

“Pengungkapan Menhan menekankan bahwa negara wajib menjamin tidak ada pelanggaran hukum dalam proses ini,” tutup Efriza.