Air Mineral vs Air Demineralisasi: Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
Air Mineral vs Air Demineralisasi: Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
Memilih jenis air minum bukan hal sepele. Kandungan dalam air dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Dua jenis air yang paling sering dikonsumsi adalah air mineral dan air demineralisasi (air murni/purified water). Keduanya sama-sama menghidrasi, tapi memiliki manfaat yang berbeda.
Air Mineral: Menghidrasi Sekaligus Menutrisi
Air mineral berasal dari mata air alami yang kaya akan kalsium, magnesium, kalium, dan natrium. Proses pengolahannya minimal agar kandungan mineralnya tetap terjaga.
Manfaat utama air mineral:
- Menjaga keseimbangan elektrolit dan cairan tubuh.
- Membantu kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
- Menstabilkan tekanan darah dan menjaga fungsi jantung.
- Melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
- Rasanya lebih segar dan mendorong konsumsi air lebih banyak.
Air mineral tidak hanya menghidrasi, tetapi juga menjadi sumber mineral alami yang mudah diserap tubuh.
Air Demineralisasi: Air Murni Tanpa Kandungan Mineral
Air demineralisasi melalui proses pemurnian seperti reverse osmosis (RO) atau distilasi yang menghilangkan hampir semua zat terlarut, termasuk mineral dan garam.
Manfaat air demineralisasi:
- Aman dari kontaminan dan logam berat.
- Rasa netral, cocok untuk membuat kopi atau teh.
- Direkomendasikan untuk kondisi medis tertentu, seperti penderita batu ginjal.
- Banyak digunakan untuk keperluan industri dan alat medis.
Mana yang Lebih Baik?
Menurut WHO, air demineralisasi aman diminum, tetapi tidak disarankan sebagai sumber utama air harian. Pasalnya, air ini tidak mengandung mineral esensial yang dibutuhkan tubuh.
Sebaliknya, air mineral lebih unggul untuk konsumsi sehari-hari karena membantu memenuhi kebutuhan mineral penting.
Minum air demineralisasi secara berlebihan bisa menyebabkan kekurangan mineral seperti kalsium dan magnesium, yang berpengaruh pada fungsi otot, metabolisme, dan daya tahan tubuh.
Keduanya bermanfaat untuk hidrasi, namun untuk kesehatan jangka panjang, air mineral lebih direkomendasikan.
Jika Anda memilih air demineralisasi, pastikan asupan mineral tetap terpenuhi dari makanan bergizi, dan konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter bila memiliki kondisi kesehatan tertentu.